Aku Ingin Disayang Orang

Setiap orang tentu mendambakan kasih sayang dan perlakuan yang baik dari orang lain. Tapi, dalam kenyataannya, tidak mudah untuk mendapat perlakuan baik dari orang lain. Banyak orang yang mengeluh, kenapa ya, kok masih banyak orang yang memusuhi saya, yang membenci saya, yang tidak sayang pada saya bahkan sering berbuat buruk pada saya. Nah, tentu kita harus bercermin terlebih dahulu dengan diri kita. Jangan-jangan, kita sendiri sering berbuat buruk pada orang, sering berprasangka buruk pada orang lain, sering melakukan sesuatu yang kurang simpati. Cobalah beberapa langkah berikut ini. Insya allah, kita akan hidup damai, bahagia dan orang lainpun ikut merasakannya.

Menampilkan Wajah yang Cerah Ceria
Rasulullah senantiasa berwajah ceria. Beliau besabda,
“Janganlah terlalu membebani jiwamu dengan segala kesungguhan hati. Hiburlah dirimu dengan hal-hal yang ringan dan lucu, sebab bila hati terus dipaksakan memikul beban-beban yang berat, ia akan menjadi buta”. (Sunan Abu Dawud).

Tersenyum dengan Tulus
Rasulullah senantiasa tersenyum manis sekali dan ini sangat menyenangkan bagi siapapun yang menatapnya. Senyum adalah sedekah, senyuman yang tulus memiliki daya sentuh yang dalam ke dalam lubuk hati siapapun. Senyum adalah nikmat Allah yang besar bagi manusia yang mencintai kebaikan. Senyum tidak dimiliki oleh orang-orang yang keji, sombong, angkuh, dan orang yang busuk hati.

Berkata yang Santun dan Lembut
Pilihlah kata-kata yang paling sopan dengan dan sampaikan dengan cara yang lembut, karena sikap seperti itulah yang dilakukan Rasulullah, ketika berbincang dengan para sahabatnya, sehingga terbangun suasana yang menyenangkan. Hindari kata yang kasar, menyakitkan, merendahkan, mempermalukan, serta hindari pula nada suara yang keras dan berlebihan.

Senang Menyapa dan Mengucapkan Salam
Upayakanlah kita selalu menjadi orang yang paling dahulu dalam menyapa dan mengucapkan salam. Jabatlah tagan kawan kita penuh dengan kehangatan dan lepaslah tangan sesudah diepaskan oleh orang lain, karena demikianlah yang dicontohkan Rasulullah.

Jangan lupa untuk menjawab salam dengan sempurna dan penuh perhatian.

Bersikap Sopan dan Penuh Hormat
Rasulullah jika berbincang dengan para sahabatnya selalu berusaha menghormati dengan cara duduk yang penuh perhatian, ikut tersenyum jika sahabatnya melucu, dan ikut merasa takjub ketika sahabatnya mengisahkan hal yang mempesona, sehingga setiap orang merasa dirinya sangat diutamakan oleh Rasulullah.

Menyenangkan Perasaan Orang
Pujilah dengan tulus dan tepat terhadap sesuatu yang layak dipuji sambil kita kaitkan dengan kebesaran Allah sehingga yang dipuji pun teringat akan asal muasal nikmat yang diraihnya, nyatakan terima kasih dan do’akan. Hal ini akan membuatnya merasa bahagia. Dan ingat jangan pernah kikir untuk berterima kasih.

Penampilan yang Menyenangkan
Gunakanlah pakaian yang rapi, serasi dan harum. Menggunakan pakaian yang baik bukanlah tanda kesombongan, tentu saja dalam batas yang sesuai syariat yang disukai Allah.

Memaafkan Kesalahan Orang
Jadilah pemaaf yang lapang dan tulus terhadap kekurangan dan kesalahan orang lain kepada kita, karena hal ini akan membuat bahagia dan senang siapapun yang pernah melakukan kekhilafan terhadap kita, dan tentu hal ini pun akan mengangkat citra kita dihatinya.

Menebarkan Manfaat

Keberuntungan kita bukanlah diukur dari apa yang kita dapatkan tapi dari nilai manfaat yang ada dari kehadiran kita, bukankah sebaik-baik di antara manusia adalah orang yang paling banyak manfaatnya bagi hamba-hamba Allah lainnya.

Rajin Bersilaturahmi
Silaturahmi secara berkala, penuh perhatian, kasih sayang dan ketulusan walaupun hanya beberapa saat, benar-benar akan memiliki kesan yang mendalam, apalagi jikalau membawa hadiah, insya Allah akan menumbuhkan kasih sayang.

Saling Berkirim Hadiah
Seperti yang telah diungkap sebelumnya bahwa saling memberi dan berkirim hadiah akan menumbuhkan kasih sayang. Jangan pernah takut miskin dengan memberikan sesuatu, karena Allah yang Maha Kaya telah menjanjikan ganjaran dan jaminan tak akan miskin bagi ahli sedekah yang tulus.

Menolong dengan Apapun
Bersegeralah menolong dengan segala kemampuan, harta, tenaga, waktu atau setidaknya perhatian yang tulus, walau perhatian untuk mendengar keluh kesahnya.

Apabila tidak mampu, maka do’akanlah, dan percayalah bahwa kebaikan sekecil apapun akan diperhatikan dan dibalas dengan sempurna oleh Allah.

Sumbangan ilmu dan pengalaman

Wanita Yang Haram Untuk Dikawin

Beberapa minggu yang lalu masyarakat Sumatera tepatnya di Propinsi Jambi di buat geger oleh ulah seoarang anak berusia 16 tahun yang menjalin hubungan suami istri dengan ibunya sendiri. Beberapa tahun yang lalu, di Jawa Timur juga pernah ada pernikahan seorang laki-laki dengan saudara perempuan kandungnya. Astaghfirullahal ‘Adziim manusianya kini kok jadi seperti hewan. Coba perhatikan seekor kucing yang masih kecil, bila sudah besar ibunya juga jadi sasaran untuk dinikahi.

Oleh karenanya agar tidak sama dengan hewan, Allah sudah membuat aturan-aturan tentang mana-mana wanita yang haram untuk dinikahi. Ada dua macam wanita-wanita yang haram untuk dinikahi oleh seseorang. Pertama yang haram dinikahi untuk selama-lamanya. Kedua, haram dinikahi untuk sementara saja.

  1. Yang haram untuk dinikahi selama-lamnaya adalah wanita yang disebabkan oleh hal-hal berikut ini

Karena Kekerabatan

Ada tujuh wanita yang menurut firman Allah dalam Al-Qur’an Surat an-Nisa’ ayat 23 haram dinikahi seseoarang karena masih kerabat di antara:

– Ibu

– Anak Perempuan

– Saudara perempuan

– Bibi dari Ayah

– Bibi dari Ibu

– Keponakan Perempuan dari Saudara Laki-laki

– Keponakan Perempuan dari Saudara Perempuan

Karena Saudara Sesusuan

Ada dua wanita yang diharamkan untuk dinikahi karena tunggal susu yaitu ibu yang menyusui dan saudara perempuan karena sesusuan.

Karena Perkawinan

Ada empat wanita yang diharamkan untuk dinikahi karena sebab perkawinan

– Ibunya istri (mertua), sekalipun baru mengadakan akad nikah dengan anaknya, dan belum sempat bersetubuh kemudian bercerai

– Anaknya istri, yakni anak tiri yang diperolehnya dari suami lain

– Istri ayah, dan begitu pula istri kakek, baik dari pihak ayah maupun ibu, baik karena nasab maupun persusuan

– Istrinya anak, juga istrinya cucu dan setrusnya kebawah, baik karena nasab maupun persusuan

B. Adapun wanita yang haram untuk dinikahi sementara adalah wanita-wanita yang kalau dinikahi juga maka akan berkumpul dengan kerabatnya sendiri.

-Tidak boleh kalau ada seorang laki-laki yang mengawini sekaligus seorang wanita bersama-sama dengan saudara perempuaanya

-Tidak boleh mengawini seorang wanita sekaligus dengan bibinya

-Tidak boleh mengawini seorang waniata sekaligus dengan keponakan perempuan wanita tersebut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: