Konsultasi Keluarga

 Jadi Bujang Lapuk

Ass.Saya lelaki usia 30 tahun. Hingga kini belum mendapatkan jodoh yang sesuai dengan orangtua, minta petunujuknya kyai? 0856465xxx

Jawab

Wss. Bisa jadi Ananda memang sedang diuji oleh Allah SWT. Maka bersabarlah dan terus ikhtiyar agar jodoh ananda mendekat. Caranya ananda harus mendekat terlebih dahulu kepada Dzat Yang Maha mendekatkan di antara hamba–hambaNya. Perbanyak dzikir dan berdoa kepada Allah: ”Ya Allah, Hamba mohon diberikan jodoh yang sholihah Ya Allah.” Untuk itu perbanyaklah membaca surat Yusuf dan surat Maryam supaya jodoh Ananda mendekat. Pada hakikatnya semua doa itu bagus. Tergantung pada kemantapan dan keyakinan ananda terhadap do’a itu. Bila kita mantap dan yakin saat berdoa kepada Allah, insya Allah doa kita akan dikabulkan.

Selain itu, untuk menguatkan do’a, Ananda bisa melakukan nadzar. Misalnya, “saya nadzar kalau diberi jodoh, saya akan menyantuni 10 anak yatim”.

Kalaupun belum juga diberi jodoh, gunakanlah waktu Ananda untuk memperbanyak ibadah dan ngumpulkan sangu untuk rumah tangga maupun sangunya mati. Seba, tidak sedikit orang yang setelah berumah tangga tidak bisa lagi ibadah dengan tenang dan maksimal. Imam Nawawi, beliau juga tidak menikah tapi kitab karangannya lebih dari 40 kitab.

 

Suwargo Nunut Neroko Katut

Saya pernah mendengar istilah Suwargo nunut neroko katut, apa maksudnya? 03417337xxx

Jawab

Itu adalah istilah di masyarakat tentang eratnya hubungan suami istri. Hubungan itu tidak saja di dunia, bahkan bisa sampai akhirat. Maksud dari pernyataan itu adalah bahwa setiap laki-laki / suami memiliki tanggung jawab besar terhadap perempuan / istrinya. Para suamilah yang yang menjadi pemimpin dalam rumah tangga. Merah putihnya nasib keluarga juga menjadi tanggung jawab seorang kepala keluarga.

Karena tugas suami memang membimbing si istri menuju jalan yang diridhoi oleh Allah SWT.Di dalam al-Qur’an, Allah SWT berfirman: “Dan perintahkanlah keluargamu mendirikan sholat dan bersabarlah dalam mengerjakannya. (Qs. Thoha: 132).

Kalau suaminya mendidik istri dan anaknya dengan baik, mengajak mereka beribadah, sehingga anak istrinya ikut beribadah maka istrinya akan ikut suaminya masuk surga. Jadi surganya istri katut nunut suami.

Sebaliknya kalu sang suami tidak bisa mendidik istri, bahkan dia berbuat munkar, lalu si istri ikut-ikutan tingkah laku suami yang tidak bagus, maka si istri pun bisa katut masuk neraka bersama suaminya. Namun bila si istri tidak mengikuti perilaku suaminya yang jelek, maka sang istri bisa masuk surga, istri tidak katut suami yang masuk neraka. Oleh karena itu, seorang istri yang punya suami kurang baik, semampunya mengingatkan suaminya. Y a mudah-mudahan kita semua dijadikan suami istri yang ahli surga. Masuk surga bersama-sama.

 

Ingin Terus Memondokkan Anak

Ass. Kyai saya seoarang pedagang di pasar besar . Penghasilan dari berdagang itu saya gunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga, dan juga biaya anak saya yang masih mondok. Saya ingin agar Rezeki saya lancar agar bisa terus memondokkan dan menyekolahkan anak? 0813334765xxx

Jawab

Wss. Anda patut bersyukur, karena sudah diberi ladang penghasilan. Apapun profesinya, asalkan dilakukan dengan baik insya Allah akan mendatangkan berkah. Supaya dagangan laris dan berkah yang harus kita lakukan antara lain:

Pertama, niat berdagang semata-mata karena Allah, jadi kita tidak murni mengejar materi. Ini yang penting, bahkan tidak hanya urusan berdagang. Urusan lainnya juga harus diniatkan ikhlas karena Allah. Jangan lupa untuk melaksanakan zakat kalau sudah sampai nishob, karena zakat itu bisa membersihkan harta kita.

Kedua, ulet dan tidak gampang putus asa. Berdagang itu memang butuh kesabaran. Sepi dan ramai adalah hal yang biasa dalam berdagang. Kalau pas sepi kita bersabar, kalau pas ramai kita syukuri. Rezeki ini sudah ada yang mengatur. Dan ingat, jangan sering pindah-pindah dalam melakukan usaha. Karena jika sering-sering berganti-ganti usaha itu sulit berhasil. Banyak contohnya orang yang tidak fokus usahnaya alias banyak bidang usaha yang dikerjakannya justru gagal usahanya

Ketiga, pedagang harus memperhatikan betul masalah penampilan. Jika kita melayani pembeli, ya kita mesem, biar pelanggan tertarik, barang kita juga harus dikemas dengan baik dan menarik

Keempat, menjaga kejujuran. Barang yang baik dikatakan baik, barang yang jelek harus dikatakan jelek, sehingga pembeli tidak kecewa. Orang yang jujur akan mujur.

Kelima, setelah ikhtiyar kita lakukan, kita tawakal kepada Allah. Sebelum mulai berdagang kita baca basmallah, menghitung uang kita dengan membaca alhamdulillah, sambil memohon kepada Allah agar dagangan kita laris

Keenam, bila kita masih mempunya orangtua jangan lupa untuk minta didoakan orangtua, karena doa mereka itu makbul. Dan jangan lupa, kalau orang tua butuh jangan pelit-pelit untuk membantnya.

Ketujuh, mintalah anak yang masih mondok itu untuk tidak putus-putus mendoakan anda agar rezekinya lancar.

 

Istri Yang Sumpek Tiap Hari

Ass. Saya seorang istri yang setiap hari dilanda sumpek sendiri. Setiap bulan, suami memberi nafkah yang tidak seimbang dengan kebutuhan dan pengeluaran. Dia tahunya beres. Tiap bulan isinya tetap gali lubang tutup lubang sampai terkadang saya bosan untuk menghadapi semua ini. Apa yang harus saya perbuat? 08523310xxxx

Jawab

Wss. Kalau memang nafkah yang diberikan oleh suami tidak mencukupi kebutuhan hidup sehari –hari mintalah izin kepada suami untuk membantu dalam mencari nafkah. Berikhtiyar untuk memperoleh rizki dengan cara yang halal. Agar kebutuhan hidup keluarga bisa tercukupi dan tidak hutang sana–sini. Seorang istri tidak boleh memaksakan keinginannya pada suami. Kalau memang kemampuan dan penghasilan suami pas-pasan ya bersabarlah dan dorong beliaunya untuk lebih bersemangat mencari nafkah.

Bila mendapatkan rizki, ibu harus pandai-pandai dalam mengatur keuangan. Sebab, saat memperoleh rizki kebanyakan orang itu terkadang mendahulukan keinginan daripada kebutuhan. Padahal, yang namanya keinginan nggak ada habisnya. Akibatnya, saat kebutuhannya belum tercukupi uangnya sudah habis demi menuruti keinginannya.

Kenapa ibu sumpek menghadapi semua ini?. Karena ibu mengosongkan hati ibu untuk mengingat Dzat Yang Maha Memberi Rizki (Ar-Rozzaq). Allah akan memberikan rizki kepada hamba-Nya bila seorang mau melakukan satu syarat. Yaitu bila ibu dan keluarga ibu mau bertaqwa yang sebenar-benarnya kepada Allah SWT. Dengan begitu niscaya rizki itu akan dikucurkan oleh Allah SWT. Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah akan memberinya rizki dari jalan yang tidak disangka-sangka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: